Tampilkan postingan dengan label Healthy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Healthy. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Hati-Hati! Salah Diet Bikin Susah Hamil

TRIBUNNEWS.COM - Wanita yang terobsesi untuk memiliki tubuh ramping hendaknya hati-hati dalam memilih pola diet yang ingin diterapkan.
Sebab pola diet yang salah bisa bikin hormon tak seimbang. Akibatnya wanita bisa mengalami masalah kesuburan alias susah hamil.
Ahli gizi dari Kraft Foods Phillippines, Joan Sumpio, RND, FPAN mengatakan kalau asupan gizi yang tidak seimbang bisa menyebabkan gangguan hormon. Kalau hormon mengalami masalah, segala aktifitas tubuh termasuk organ reproduksi bisa ikut terganggu.
"Anggap saja wanita tersebut mengalami gangguan menstruasi. Kalau siklus menstruasi tak menentu maka masa subur wanita tersebut juga tidak teratur. Jika masa subur tak teratur atau malah mengalami gangguan," ucap Joan.
Joan menambahkan kalau proses ovulasi membutuhkan nutrisi yang seimbang. Meski komposisi nutrisi yang dibutuhkan pada proses ovulasi belum diketahui secara tepat, tapi keberadaan nutrisi jelas berperan penting.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi zat besi dan tingkat kesuburan pada wanita. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi zat besi di dalam jumlah yang lebih tinggi memiliki tingkat resiko infertilitas yang lebih rendah.
Konsumsi zat besi hingga 41 mg/hari (batas maksimum yang aman untuk dikonsumsi adalah 45 mg/hari) dapat menurunkan tingkat resiko infertilitas hingga 62 persen. Sekedar catatan, masalah infertilitas yang diamati pada penelitian ini adalah masalah infertilitas yang berhubungan dengan proses ovulasi (proses pelepasan sel telur dari indung telur).
"Kalori juga dibutuhkan oleh wanita yang ingin hamil dan sedang hamil. Sayangnya banyak wanita menjauhi kalori karena takut gemuk," ujar Joan.
Karena itu Joan menyarankan agar para wanita yang ingin diet untuk mempertimbangkan pilihan dietnya. Jangan sampai karena salah makan lalu sulit hamil.
"Kalau perlu konsultasikan ke ahli gizi. Untuk apa tubuh langsing tapi punya gangguan hormon dan sulit punya anak," imbuh Joan

Makan Terlalu Cepat Ternyata Membuat Gemuk

REPUBLIKA, JAKARTA--Percayakah anda jika makan terlalu cepat menyebabkan kegemukan? Temuan penelitian di Selandia Baru mengatakan demikian. Dalam studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, para peneliti menemukan bahwa wanita berusia 40-50 yang makan cepat lebih cenderung menjadi gemuk daripada yang makan lambat.
Bahkan, menurut penelitian di Jepang sebelumnya, makan cepat bisa menyebabkan dua kali lipat resiko kelebihan berat badan. Universitas Osaka memantau kebiasaan makan dari 3.000 orang. Mereka menemukan kesimpulan 84 persen laki-laki yang makan cepat, lebih mungkin untuk mengalami kegemukan.
"Makan terlalu cepat membuat otak kita tidak menyadari bahwa perut sudah penuh,"kata  profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham, Ian McDonald.
Pada saat yang sama, hormon ghrelin yang memberi sinyal ketika perut merasa lapar menurun. "Diperlukan waktu selama 20 menit setelah anda mulai makan, sampai pesan untuk berhenti sampai ke otak. Sederhananya, makan terlalu cepat, dan Anda cenderung memenuhi perut dengan makanan berlebih,” kata McDonald.
Konsultan pencernaan di Klinik London dan Rumah Sakit St Mark di London, David Forecas mengatakan makan terlalu cepat juga meneyebabkan perut kembung. “Banyak udara yang tertelan sehingga perut menjadi tidak nyaman,”kata dia. Menurutnya, orang rata-rata membutuhkan waktu minimal 20 menit untuk makan.

Tak Selamanya Jus Buah dan Sayur Itu Sehat

TRIBUNNEWS.COM - Banyak orang menganggap memulai hari dengan segelas jus buah dan sayuran adalah hal yang menyehatkan. Namun, ternyata manfaat kesehataan jus buah tidak seperti yang terpikirkan. Dalam kondisi tertentu, jus buah juga menyimpan bahaya bagi kesehatan.
Para ilmuwan mengklaim bahwa jus buah mengandung gula terlalu banyak yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. Bahkan ketika diproses dan dikemas, banyak zat dalam buah-buahan yang melindungi tubuh dari penyakit, justru menghilang.
Peneliti Australia telah mencoba mengungkapkan seberapa efektif dari berbagai buah, sayuran, dan jus dalam mencegah perkembangan kanker usus besar. Mereka membuat kuesioner untuk 2.200 orang yang berhubungan dengan makanan mereka sehari-hari. Tim peneliti kemudia melacak responden selama dua tahun untuk melihat pola perkembangan penyakit.
Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang makan buah dan sayuran seperti apel, kubis, kembang kol, dan brokoli akan mengurangi risiko kanker colon. Namun, mengejutkan, mereka yang mengonsumsi jus buah berisiko tinggi terkena kanker.
Studi yang dipublikan dalam Journal of the American Dietetic Association menemukan bahwa mereka yang minum jus buah lebih dari tiga gelas sehari lebih mungkin terkena kanker anal, salah satu bentuk kanker usus.
Para peneliti mempercayai bahwa tingginya kandungan gula dalam jus memicu pertumbuhan sel kanker. Banyak zat yang hilang ketika proses mengolah jus seperti serat, vitamin C, dan antioksidan. Padahal, zat-zat ini yang dapat mencegah munculnya kanker.
Selama bertahun-tahun, kita disarankan mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran, termasuk segelas jus. Peneliti Inggris telah mengklaim bahwa jus mengandung gula terlalu banyak. Para ilmuwan dari Universitas Balos, Wales, mengatakan lebih baik mengonsumsi buah kering daripada jus. Karena faktanya, jus buah segar diperas ditambahkan lima sendok teh gula dalam gelas masing-masing.
Sementara, ahli diet lain mengatakan masih lebih sehat minum jus buah dibandingkan minuman lainnya.
Namun, yang pasti dari hasil penelitian ini, makanan tinggi serat dapat membantu mengurangi risiko kanker. Mungkin akan lebih baik jika Anda memakan saja langsung buah segar dengan dipotong-potong tanpa harus dibuat jus sehingga kandungan serat tidak hilang. Kalaupun harus dibuat jus, buatlah tanpa diberi tambahan gula.

Susu Rendah Lemak Sebabkan Jerawat

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Ingin wajah mulus bebas jerawat? Anda sebaiknya hindari susu rendah lemak.

Susu rendah lemak (low fat) kabaranya bagus untuk orang yang sedang diet karena bisa mengurangi lemak dalam tubuh. Namun, efek samping susu jenis ini seringkali menimbulkan jerawat pada wajah kita.
Praktisi spesialis kulit, dr Larisa Paramitha, SpKK, mengatakan bahwa kandungan susu low fat malah bisa menimbulkan jerawat. “Factor timbulnya jerawat malah ada saat proses penghilangan lemak pada susu tersebut,” ujarnya pada Republika.

Jerawat, menurutnya, bukanlah sebuah penyakit alergi. Jerawat bukan karena alergi pada suatu makanan.
Namun, jerawat timbul karena produksi minyak di kulit, lebih dari biasanya. “Produksinya itu kental sehingga muncul ke permukaan kulit sebagai jerawat,” jelasnya.

Tubuh Langsing Berkat Air Putih

Ghiboo.com - Mengubah kebiasaan mengonsumsi minuman soda atau minuman manis lainnya dengan air putih ternyata mampu menurunkan 1,8 hingga 2,2 kg berat badan dalam waktu enam bulan.
Temuan yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition ini menambah deretan panjang manfaat air putih. Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa air putih membantu menurunkan risiko kanker kandung kemih.
Penelitian dilakukan terhadap 318 orang obesitas dan dibagi menjadi tiga grup. Grup pertama mengganti minuman berkalori dengan air putih, grup kedua mengonsumsi soft drink dan grup ketiga menjadi grup pengontrol.
Enam bulan kemudian, ketiga anggota kelompok tersebut mengalami sedikit penurunan berat badan dan ukuran pinggang. Namun, kelompok yang berubah mengonsumsi air putih cenderung dua kali lebih mungkin untuk kehilangan lima persen atau lebih dari berat badan mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak mengubah kebiasaan mengonsumsi soft drink.
"Mengubah minuman nonkalori merupakan cara yang mudah dan sederhana untuk menurunkan berat badan atau menjaga agar berat badan tidak naik," ungkap Deborah Tate, profesor nutrisi dan perilaku sehat di Gilling School of Global Public Health di University of North Carolina, seperti dilansir melalui Dailymail, Senin (20/2).
Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa orang yang selalu mengkonsumsi air putih mempunyai kadar glukosa rendah saat berpuasa dan kadar hidrasi yang lebih baik dibandingkan grup pengontrol.
Tate menambahkan presentase penurunan berat badan dan rendahnya kadar gula penting karena keduanya diasosiasikan dengan peningkatan faktor risiko obesitas yang berhubungan dengan penyakit kronis.
"Jika dilakukan dalam skala besar, hal ini bisa menurunkan masalah kesehatan publik terkait obesitas secara signifikan," tambahnya.

Benarkah Manfaat Cokelat Itu Kalahkan Buah?

TRIBUNNEWS.COM - Cokelat sering digunakan untuk `obat' menghilangkan stres dan meningkatkan mood. Bukan hanya rasanya yang lezat, namun cokelat juga memiliki banyak manfaat kesehatan.
Para peneliti di Pusat Kesehatan dan Gizi Hershey menyatakan bahwa cokelat layak disebut sebagai "buah super". Dari penelitian di laboratorium, ternyata cokelat memiliki banyak antioksidan.
Tingkat polifenol dan flavonoid dalam setiap gram bubuk kakao lebih banyak daripada buah-buahan yang digunakan untuk membuat jus.

Dilaporkan MedIndia, temuan para ahli yang diterbitkan dalam Chemical Journal, menunjukkan bahwa cokelat hitam dan bubuk kakao mengandung flavonoid dan polifenol yang lebih tinggi daripada jus buah.
Antioksidan ditemukan juga pada buah-buahan seperti anggur, stroberi, dan buah delima, beberapa jenis jus, cokelat hitam, teh hijau, dan anggur merah. Antioksidan adalah senyawa yang akan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel. Ketika tubuh kekurangan antioksidan, tentunya dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Namun, para ahli lain berpendapat bahwa tidaklah benar bila disebut "buah super", bisa saja itu hanya strategi pemasaran para pembuat cokelat. Karena, tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua nutrisi penting.

Kebiasaan Makan yang Salah dan Solusinya

TRIBUNNEWS.COM - Tanpa disadari sering kita tidak memperhatikan kebiasaan makan sehari-hari, misalnya karena sibuk di kantor, Anda ingin sedikit memanjakan diri dengan makan makanan berlemak. Atau karena tiba di rumah sudah agak larut, Anda makan malam sambil lesehan menonton televisi.
Kebiasaan seperti ini ternyata sangat tidak bersahabat untuk lingkar pinggang alias berpotensi bikin tubuh Anda menjadi melar. Karena tidak menyadari kesalahan tersebut, Anda juga jadi lebih sulit untuk mengenyahkan timbunan lemak yang berlebihan.
"Kebiasaan yang paling berbahaya adalah ketika kita tidak merasa bahwa itu sesuatu yang penting," ungkap pakar diet Dawn Jackson Blatner, yang juga penulis buku The Flexitarian Diet.
"Ketika orang menambah berat badan, mereka sering tidak mengira bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang sangat penting, dan itu bisa saja benar. Anda tidak perlu melakukan sesuatu yang besar untuk menambah berat badan 5 kg dalam setahun."
Tapi jangan khawatir, jika Anda terbiasa dengan apa yang Anda lakukan, kebiasaan buruk tersebut masih bisa diperbaiki. Coba lihat apakah Anda kerap melakukan hal-hal di bawah ini, dan bagaimana memperbaikinya.
Makan saat tidak fokus
Hal ini mungkin tidak sebahaya ketika Anda mengemudi sambil SMS-an atau sambil memelototi giant screen yang ada di pinggir jalan. Namun makan sambil membaca majalah, atau sambil browsing internet, akan menyebabkan Anda tidak mengontrol apa yang masuk ke mulut Anda. Ketika perhatian Anda sedang teralihkan, Anda cenderung makan lebih banyak daripada yang Anda perlukan. Hal itu tidak Anda disadari sampai Anda menghabiskannya, karena multi-tasking membuat Anda sulit mendeteksi rasa kenyang.
Menurut berbagai penelitian, makan sambil melakukan kegiatan lain bisa menyebabkan kurangnya rasa puas dengan makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, Anda terdorong untuk makan lebih banyak.
Solusinya sederhana saja: fokuslah dengan makanan Anda ketika sedang makan, dan sebaiknya lakukan di atas meja makan.
Makan sambil berdiri
Kondisinya hampir sama dengan yang terjadi ketika Anda makan sambil nonton televisi atau sambil membaca buku. Misalnya, makan sambil bersandar di pantry, atau sambil berjalan ke suatu tempat karena ingin menghemat waktu.
Menurut Judith S. Beck, penulis buku The Beck Diet: How to Think Like a Thin Person, sebaiknya Anda tidak memasukkan apapun ke mulut saat Anda berdiri atau berjalan. Sebab, orang cenderung makan lebih banyak dan lebih cepat ketika sedang berdiri atau berjalan, ketimbang saat duduk. Bayangkan ketika ada kiriman cookies atau donat di kantor, lalu teman-teman Anda menyerbu ke meja tempat makan tersebut disajikan. Asyik bukan, ngobrol sambil terus-menerus mencomot cookies? Akibatnya Anda tak menyadari berapa banyak kalori yang sudah masuk ke tubuh Anda.
Jalan-jalan tanpa rencana
Ketika Anda mendadak ingin menghabiskan akhir pekan di Puncak, lalu Anda berangkat dalam keadaan perut keroncongan, besar kemungkinan Anda akan berhenti di rest area atau di restoran fast food yang Anda temukan di sepanjang jalan. "Akhirnya Anda makan sesuatu yang akan Anda sesali belakangan," ujar Karen Ansel, pakar diet dan juru bicara American Dietetic Association.
Jika perut memang sedang lapar, lebih baik bawa beberapa cemilan sehat yang bisa dimakan di perjalanan, seperti buah-buahan. Atau, rencanakan sejak awal dimana atau bagaimana Anda akan mengisi perut. Paling baik sih, membawa bekal makanan sendiri dari rumah.
Tidak merencanakan menu makanan sebelumnya
Kita cenderung memutuskan apa yang ingin dimakan saat kita sudah berada di depan food court atau deretan warung. "Menjelang makan siang, tiba-tiba Anda sudah berdiri di depan sajian makanan atau lemari es, lalu mencoba memutuskan apa yang akan dimakan dan berapa banyak yang akan dimakan," papar Scott Kahan, direktur George Washington University Weight Management Program di Washington, D.C. Bila tidak merencanakannya, Anda cenderung akan memilih makanan yang terlihat paling menggiurkan.
Bandingkan jika Anda merencanakannya sebelumnya. "Aku mau sayuran ah, siang ini. Kemarin sudah makan yang daging-dagingan!" begitu kata Anda saat sedang bersiap turun dari kantor. Menurut Kahan, kebiasaan merencanakan menu makanan akan membuat Anda lebih mudah makan lebih sehat.

Tangkis Kebiasaan 'Ngemil' Dengan Yoga

REPUBLIKA.CO.ID, Semua orang tahu, menjaga berat badan tetap stabil itu susah, tak semudah bicara 'makan sedikit, banyak berolahraga. (Bila sesederhana itu, tentu anda tak menengok artikel ini). Satu hal yang harus diatasi adalah bagaimana menghadapi perasaan lapar tiba-tiba padahal jam makan belum lama berselang, keinginan ngemil dan godaan untuk mengunyah ini itu. Nah lho!
Bagaimana membuat menghindari serangan godaan yang datang sering tak kenal waktu. Berikut ini ada lima tips yang diberikan oleh Real Age.

Praktekan meditasi pikiran. Coba habiskan waktu paling tidak 7 menit saja untuk fokus dan mengenali, menerima bahkan menerima godaan mengemil anda ketimbang mengabaikan atau menekannya agar hilang. Mereka yang melakukan meditasi dan mengenali hasrat  ingin ngemil biasanya mudah meredakan dorongan tersebut lebih baik. Berikut ini trik lain untuk menikmati makanan juga dengan pikiran sehingga anda tidak makan berlebih.

Berdiri dan bergeraklah.
Ini disarankan terutama bagi anda yang doyan ngemil coklat. Berjalan akan dengan cepat menurunkan hasrat mengudap coklat meski dorongan sangat besar. Pasalnya aktivitas ini menstimulasi zat kimia otak yang menimbulkan perasaan nyaman sehingga meninggikan semangat anda.

Jangan diam, lakukan sesuatu jika perlu sit up. Saat terbaik adalah ketika iklan di TV sedang tayang. Anda akan mengubah hasrat mengudap anda saat itu juga. Orang dewasan dan anak-anak menyantap kudapan lebih banyak justru setelah melihat pertunjukkan TV yang dipenuhi iklan makanan.
Cobalah yoga. Selain membuat anda lebih kuat, lentur dan tenang, yoga membantu anda mengenali hasrat makan anda, membuat anda mengetahui apakah anda benar-benar lapar atau hanya bosan. Lakukan seri gerak sederhana untuk latihan ringan menyenangkan.

Kunyah saja kudapan yang sulit untuk tidak anda pikirkan
. Kadang upaya melunakan dorongan mengudap justru membuat hasrat itu kian besar. Begitu anda lepas, anda bisa-bisa menghabiskan seluruh kantong kue. Jadi, ambil saja beberapa keping kecil kudapan yang sejak tadi anda pikirkan. Santai dan nikmati setiap gigitannya dan rasakan nikmatnya secara keseluruhan. Setelah itu selesai.

yahoo.com

Sumber Penyakit yang Berasal dari Tas Anda

Selain sepatu, tas merupakan sahabat wanita sehari-hari. Rata-rata para wanita selalu membawa tas untuk pergi ke berbagai kesempatan. Tas dengan setia mengikuti kemanapun perjalanan si pemiliknya dengan membawa berbagai barang-barang. Perjalanan sehari-hari mulai dari rumah, mobil, kantor sampai ke toilet umum, tas akan selalu diajak serta.

Tapi tahukah Anda bahwa diam-diam tas Anda bisa menyimpan dan menyebabkan beberapa jenis penyakit?

Cermati beberapa hal ini agar terhindar dari sumber penyakit yang bisa disebabkan dari tas tangan Anda.

Terlalu berat
Hobo bag atau berbagai model tas besar memang terkesan bergaya. Tak hanya gaya, tas tersebut juga fungsional karena bisa memuat berbagai hal yang diperlukan. Idealnya tas yang dibawa sehari-hari, memiliki berat 1 kg atau maksimal 10% dari berat tubuh.

Sakit pada area sekitar leher, pundak, serta punggung umum terjadi pada wanita yang hobi membawa tas berat. Beberapa wanita bahkan juga bisa mengalami sakit kepala akibat beban berat pada pundak dan tangan mereka.

Kuras tas Anda paling tidak satu minggu sekali. Keluarkan benda-benda yang sudah tidak terpakai atau tidak diperlukan. Wanita sering membawa barang-barang yang tidak dibutuhkan dan hanya menjadi barang yang membuat tas semakin berat. Maksimalkan gadget Anda untuk menggantikan fungsi buku catatan, agenda, atau cermin.

Jangan simpan laptop atau benda berat di dalam tas tangan. Bagi beban Anda ke tas lain sehingga tidak ada tumpuan berat yang besar ke satu bagian tubuh saja.

Beberapa rumah mode terkemuka yang tanggap dengan permasalahan tersebut kini telah menyediakan tas dengan variasi ukuran untuk membantu wanita membawa beban yang lebih sehat. Prada, Celine, Tod's, Hermès dan beberapa merek lainnya kini telah merilis tas dengan berbagai ukuran untuk kenyamanan pelanggannya. Untuk satu model tertentu, tas bisa tersedia dalam ukuran kecil, sedang, dan besar.

Tali yang tipis & panjang
Tas yang berat ditambah tali yang tipis merupakan kombinasi sempurna untuk menyebabkan sakit punggung, pundak, dan leher. Tekanan yang berat pada area yang kecil membuat otot tertekan dan berpotensi menyebabkan sakit. Tas dengan tali yang lebar bisa mendistribusikan berat lebih baik.

Jika memilih menggunakan tas dengan tali yang tipis, usahakan bebannya tidak terlalu berat. Beban pada tas idealnya diletakkan sedekat mungkin dengan bagian tengah tubuh. Karena itu sebenarnya tas pinggang merupakan pilihan yang ideal walau jauh dari kesan bergaya.

Tas selempang atau postman bag juga bisa menjadi pilihan yang baik karena bisa menyeimbangkan berat. Menurut British Chiropractic Association tas selempang yang baik adalah yang bertali pendek sehingga membuat tas dekat pada tubuh. Tas dengan tali panjang yang mengayun akan menganggu gerak tubuh dan bergesekan dengan pinggul, punggung, atau bahkan kaki. Untuk tas laptop, model tas punggung adalah yang paling baik.

Kurang variasi
Keseimbangan adalah hal yang baik, memakai tas yang sama, di sisi yang sama dalam waktu lama bisa menyebabkan nyeri pada area tersebut. Usahakan untuk berganti model tas secara berkala untuk kesehatan otot-otot tubuh. Gunakan tas tangan, tas punggung, atas tas pundak secara bergantian untuk mengurangi tekanan yang konstan pada bagian tertentu.

Saat menggunakan tas yang disandang di bahu usahakan untuk secara berkala memindahkan tas ke sisi bahu yang lain. Kebiasaan ini bisa mengurangi risiko nyeri pada sendi dan otot akibat tekanan yang berat dan terus menerus. Jika kedua pundak sudah terasa sangat nyeri, Anda tak ada pilihan lain kecuali menggendong tas Anda di depan tubuh untuk mengurangi rasa sakit.

Kotor
Ini adalah masalah paling umum yang hampir dimiliki setiap wanita. Tas rentan dihinggapi kuman. Tas seringkali terekspos dalam lingkungan yang penuh kuman. Baik itu di kantor, kendaraan umum, atau ruang publik, berbagai virus dan bakteri bisa bersarang di tas Anda.

Jangan letakkan tas Anda di lantai toilet apapun alasannya. Begitu juga di lantai restoran, troli belanja, atau tempat lain yang bisa saja menjadi tempat transit kuman. Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika menemukan 4 dari 5 tas mengandung kuman salmonella. Selain itu, bakteri lain seperti E. coli juga ditemukan di beberapa tas.

Karena sering dibawa ke toilet, kotoran manusia bahkan muntahan juga terdeteksi di beberapa tas dalam penelitian tersebut. Tutuplah toilet sebelum menyiram. Jika Anda pergi ke klub, usahakan untuk tidak meletakkan tas di meja atau di lantai yang mungkin saja terdapat bekas muntahan.

Kuman bisa menempel dari mana saja. Karena itu jaga kebersihan tas dan usahakan tidak meletakkan tas di atas tempat tidur atau di meja saat makan di restoran. Bersihkan tas setiap hari dengan cairan pembersih, terutama di bagian bawah.

Tas dengan bahan kain memang lebih rentan kuman menempel ketimbang tas dari bahan kulit atau plastik. Jangan lupa cuci secara berkala tas Anda terutama tas yang berbahan kain untuk menjaga kebersihannya. Bersihkan juga isi tas dari barang-barang yang bisa jadi sarang kuman dan keluarkan sisa makanan setiap hari.

yahoo.com

Sarapan Kue Coklat Bantu Turunkan Berat Badan

Ghiboo.com - Jika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan dengan menjalani diet ketat dan menjauhi pengonsumsian makanan manis, sepertinya Anda perlu memikirnya kembali.
Peneliti Israel mengatakan makan makanan penutup (dessert), seperti sepotong kue coklat atau makanan manis lainnya di pagi hari malah membantu menurunkan berat badan Anda.
Pagi hari dianggap menjadi waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan manis karena saat itulah metabolisme tubuh paling aktif.
"Kuncinya adalah manjakan diri Anda di pagi hari. Pada saat ini metabolisme tubuh sedang berada di puncak dan kita bisa membuang kalori ekstra sepanjang hari, "jelas pemimpin riset, Profesor Daniela Jakubowicz, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (9/2).
Peneliti merekrut 193 orang dewasa obesitas yang tidak memiliki riwayat diabetes dan membaginya menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengonsumsi makanan rendah karbohidrat 300 kalori, sedangkan kelompok kedua diberi sarapan kaya protein dan karbohidrat, seperti cokelat atau makanan penutup manis lainnya, sehingga total energi menjadi 600 kalori.
Temuan yang dipublikasikan dalam journal Steroids menunjukkan setelah 16 minggu mereka yang hanya mengonsumsi makanan 300 kalori setiap sarapan dapat menurunkan berat badan rata-rata 22 pons, dibandingkan mereka yang diberi makanan manis, yaitu hanya 15 pons.
Diakhir penelitian setelah 32 minggu, ditemukan peserta yang diberi makanan manis dilaporkan berhasil menurunkan berat badan, rata-rata 40 pons lebih banyak dibandingkan dengan kelompok yang hanya diberi makanan diet rendah kalori.
Tim peneliti dari Tel Aviv University menemukan memakan makanan penutup saat sarapan, seperti kue atau puding coklat yang mengandung protein dan karbohidrat dapat membantu orang yang sedang diet untuk menahan keinginan ngemil pada waktu siang dan sore hari.
"Peserta di kelompok makanan rendah karbohidrat merasa kurang puas dan kenyang. Hal ini justru membuat keinginan mereka mengkonsumsi gula dan karbohidrat semakin intens. Mereka jadi curang terhadap rencana diet mereka sendiri. Sebaliknya, kelompok yang asupan kalorinya lebih tinggi dan mengonsumsi dessert, kecanduan makanannya nanti akan berkurang," tambahnya.

Ancaman Diet Protein Tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak sedikit orang yang memilih diet protein tinggi untuk mendapatkan tubuh ideal dalam waktu cepat. Meski diakui efektif menurunkan berat badan instan dan hasilnya memuaskan, ternyata diet itu juga menyimpan ancaman.

"Ginjal harus bekerja keras untuk menyaring protein yang tinggi itu, akibatnya terjadi pengendapan kalsium serta 
magnesium pada ginjal yang mengakibatkan kristal atau batu ginjal," ujar Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada sebuah edukasi media di Jakarta, Selasa (6/3).

Saptawati memaparkan, 80 persen penyebab timbulnya batu pada saluran kemih adalah karena pengendapan kalsium. Dikatakannya, diet protein tinggi ternyata tidak hanya bisa meningkatkan produksi batu ginjal, namun juga bisa menaikkan risiko terpapar kanker usus pada pelaku.

Pelaku diet protein tinggi ini memang lebih banyak mengkonsumsi daging atau sumber protein sejenis, namun seringkali melupakan karbohidrat, serat dan asupan cairan yang cukup untuk tubuh.

Akibatnya, badan akan menjadi lemas karena kurangnya karbohidrat. Usus juga menimbun banyak lemak karena kurangnya asupan serat, serta timbulnya dehidrasi akibat kadar protein yang terlalu tinggi pada tubuh.
"Pelaku diet protein tinggi memang badannya bagus-bagus, tapi akhirnya banyak yang harus menjalani Hemodialisis atau terapi cuci darah," tukas dia.

credit: yahoo.com

5 Besar Penyakit yang Sering Diidap Wanita

Ghiboo.com - Penyakit bisa menyerang siapa saja. Namun, wanita lebih berisiko terjangkit suatu penyakit. Kenalilah berbagai penyakit yang sering diidap wanita, dilansir melalui Boldsky (7/3).

Osteoporosis 
Saat wanita menginjak usia 40 tahun, rasa sakit dan nyeri akan menjadi teman keseharian dalam hidupnya. Penyebabnya ialah kurangnya jumlah kalsium dalam tulang. Maka, jika Anda tidak ingin duduk di kursi roda saat menginjak usia 50 tahun, mulailah menabung kalsium demi tulang yang sehat. Makan makanan berkalsium tinggi, seperti keju, yogurt, brokoli, sawi dan ikan. Selain itu, rutin melakukan olahraga agar penyerapan kalsium maksimal dan lengkapi dengan berjemur pada waktu pagi.

Serangan Jantung 
Data statistik menunjukkan bahwa 10 tahun terakhir jumlah penderita serangan jantung pada wanita mengalami peningkatan dan jumlah wanita yang masih bertahan hidup dari penyakit mematikan ini amatlah sedikit. Para wanita cenderung mengabaikan rasa sakit yang dirasakan tubuhnya, seperti nyeri dada, yang diikuti nyeri pundak, mual, muntah dan sulit bernafas. Ubah gaya hidup, makan makanan sehat dan rutin berolahraga bisa menjadi cara pencegahan terbaik.

Depresi 
Depresi pada wanita semakin meningkat dan menjadi akut. Baru-baru ini diketahui adanya ketidakseimbangan hormonal setelah menopause bisa menjadi penyebab utama depresi, yang memicu risiko ledakan psikotik dan keinginan bunuh diri. Lakukan kegiatan-kegiatan yang membuat diri berinteraksi aktif dengan orang lain dan tak lupa beristirahat bisa menekan produksi hormon stres.

Kanker Payudara dan Serviks 
Kanker payudara merupakan pembunuh nomor satu di kalangan wanita saat ini dan kanker servik mengikuti setelahnya. Semua wanita berusia 20-50 tahun disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara secara teratur yang dapat mendeteksi dini kanker payudara.

PCOS 
Jika wanita mengalami menstruasi tidak teratur, maka bisa saja sedang mengalami pembesaran indung telur (Polycystic Ovary Syndrome/PCOS). Umumnya, penyakit ini disebabkan gangguan hormonal yang terjadi pada masa reproduktif wanita. Gaya hidup tak sehat turut menjadi penyebab terjadinya PCOS. Data terbaru juga menunjukkan bahwa 1 dari 3 wanita diketahui memiliki PCOS dan harus dilakukan pencegahan dengan mengonsumsi makanan sehat dan menjaga berat badan.

credit: yahoo.com

7 Gejala Penyakit yang Bisa Membahayakan

Ghiboo.com - Beberapa penyakit sering datang mendadak dan tahu-tahu sudah memasuki tahap kronis. Biar Anda bisa mencegah gangguan kesehatan yang tak diinginkan, berikut ini beberapa sinyal dari tubuh yang biasa diacuhkan namun menjadi pertanda adanya ketidakberesan dalam tubuh, seperti dilansir melalui abcnews, Senin (19/3).

Sakit kepala
Banyak orang sering mengalami sakit kepala sebelah atau migrain. Secara tiba-tiba terserang migrain memang amat mengganggu. Berhati-hatilah, keseringan sakit kepala berat merupakan sinyal aneurisma otak. Jika dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit. Kebiasaan merokok dan memiliki riwayat keluarga menderita aneurisma, semakin memperbesar peluang terkena penyakit tersebut. 

Gigi berdenyut
Menderita gigi berdenyut memang menyiksa. Gigi sering berdenyut menjadi sinyal adanya kerusakan pada saraf gigi. Bisa disebabkan karena enamel gigi retak atau membusuk. Jika tidak segera diatasi bisa membuat bakteri dalam mulut yang dapat menginfeksi saraf dengan mudah.

Nyeri di satu sisi
Jika Anda sering merasa seolah-olah sedang ditusuk di bagian kanan yang disertai juga mual dan demam, bisa menjadi pertanda Anda mengalami usus buntu. Kemungkinan lain, bisa menjadi pertanda adanya kista ovarium.

Nyeri dada
Sering merasa nyeri dada, bisa jadi itu sinyal adanya masalah jantung. Gejala ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Ada kalanya, gejala hanya berupa, dada terasa ditekan disertai dengan kelelahan, sakit tenggorokan atau sesak nafas.

Perut kembung
Perut kembung dan terasa seperti banyak gas memang tak enak. Gejala ini sering dialami wanita saat menstruasi. Namun, berhati-hatilah. Perut kembung bisa menjadi tanda terburuk dari kanker ovarium. Pada tahun 2007, Gynecologic Cancer Foundation merilis konsensus nasional pertama mengenai gejala awal, seperti bengkak, nyeri panggul atau perut dan kesulitan makan selama lebih dari dua hingga tiga minggu.

Kesemutan di jari kaki
Sering mengalami kesemutan pada jari kaki menjadi sinyal adanya saraf tulang belakang tertekan oleh bantalan tulang di tulang belakang. Jika dibiarkan terus-menerus, Anda berisiko mengalami kerusakan saraf permanen dan membuat jari kaki Anda mati rasa.

Kaki bengkak
Betis terlihat bengkak, merah atau hangat saat disentuh? Anda mungkin menderita trombosit vena (DVT), atau dikenal sebagai penggumpalan darah. Risiko ini sering terjadi pada orang yang melakukan penerbangan selama berjam-jam, perokok dan wanita yang mengonsumsi pil KB juga berisiko tinggi mengalami penggumpalan darah. 

credit: yahoo.com

Senin, 14 November 2011

Efek Negatif Tidur dengan Hewan Peliharaan

metronews.com - Bermain-main dengan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing memang menyenangkan, terutama jika hewan-hewan ini bersih dan lucu. Tapi bagaimana bila mengajak mereka bermain atau tidur bersama di tempat tidur?

Jika Anda ingin mengajak hewan-hewan imut ini bermain dan tidur bersama di tempat tidur, sebaiknya dipikir-pikir dulu. Pasalnya, laporan yang diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases menyebutkan hewan peliharaan yang tampaknya sehat pun dapat membawa parasit, bakteri atau virus, yang dapat menyebabkan penyakit ringan hingga yang membahayakan manusia.

Dari 250 penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia – lebih dari 100 penyakit berasal dari hewan peliharaan, kata dokter hewan Dr. Bruno Chomel, penulis studi dan profesor zoonosis di University of California School of Veterinary Medicine di Davis.

Walaupun penularan penyakit rendah dibandingkan dengan berapa banyak orang yang tidur dengan binatang peliharaan mereka, tapi Chomel mengatakan bahwa risiko itu tetap ada. “Mengajak hewan peliharaan bermain dan tidur di tempat tidur bukanlah ide yang baik,” katanya.

Dalam satu kasus, seorang pria 69 tahun tidur bersama anjingnya dan pada satu kesempatan anjingnya menjilat luka bekas operasi pinggul si majikan, dan setelah itu pria tersebut terkena meningitis. Insiden lain melibatkan seorang anak 9 tahun yang mendapat wabah penyakit, infeksi bakteri berpotensi mematikan, dari kutu yang ditularkan saat tidur bersama kucingnya.

Infeksi lain yang ditularkan kepada manusia setelah tidur dengan kucing atau anjing mereka, yang berasal dari ciuman atau jilatan hewan peliharaan, meliputi penyakit cacing kait, cacing cincin, cacing bulat, penyakit akibat cakaran kucing dan infeksi staph yang kebal terhadap obat.

Meski orang perlu menyadari bahwa ada kemungkinan tertular penyakit yang berasal dari binatang peliharaan, namun manfaat kesehatan dari memiliki hewan peliharaan jauh lebih besar daripada risikonya, kata Dr. Peter Rabinowitz dari Yale School of Medicine, yang juga salah satu penulis buku bertajuk Human-Animal Medicine: Clinical Approaches to Zoonoses, Toxicants and Other Shared Health Risks.

Penelitian telah menunjukkan bahwa selain memberikan dukungan psikologis dan persahabatan, binatang peliharaan dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan aktivitas fisik, mengurangi stres dan mendorong semangat pemiliknya.
Namun, kata dia, orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah berisiko tinggi mendapatkan infeksi dari binatang. Mereka ini meliputi orang tua, anak-anak kurang dari 5 tahun, orang dengan HIV/AIDS dan penderita kanker.

Pemilik bisa tetap sehat dengan melatih kebiasaan menjaga kebersihan dengan baik, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air panas setelah menangani hewan peliharaan, terutama anjing, kucing atau kucing atau anjing yang diare. Hewan peliharaan yang “berisiko tinggi” ini lebih memungkinkan menularkan infeksi kepada manusia. Selain itu, segera cuci daerah atau tempat yang pernah dijilat oleh binatang peliharaan.
Untuk mencegah munculnya penyakit lebih dini, upayakan hewan peliharaan bebas dari kutu dan cacing, dan secara rutin memeriksakan mereka ke dokter hewan. Dan yang tak kalah penting adalah menghindari diri untuk tidak mencium kucing atau anjing dan berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan. (Ant/ICH)

Makan Ramai-ramai Percepat Penularan Hepatitis A

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan kemungkinan Hepatitis A menjadi wabah sangat besar mengingat virus penyebab penyakit tersebut dapat dengan mudah ditularkan lewat makanan yang disantap bersama-sama.
"Jadi kalau ada satu terkena dan orang itu masuk ke kantor atau sekolah dan makan beramai-ramai, seperti sambal yang dicocol ramai-ramai, itu akan cepat menyebar (virusnya). Makanya kalau jajan lihat-lihat dulu. Bagi yang tidak bisa bawa makanan dari rumah, kalau jajan carilah tempat bersih dan jangan lupa cuci tangan sebelum makan," kata Menkes usai menghadiri apel Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2011 di Gedung Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin.

Menkes mengungkapkan bahwa wabah Hepatitis A memang sering terjadi, bukan hanya di Depok, Jawa Barat pada pekan lalu yang masih dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB). "Tiap tahun ada kejadian (Hepatitis A) ini ditempat berbeda-beda, karena itu, penyebarannya mudah lewat makanan," ujarnya.
Sementara itu, status KLB di Depok belum dicabut karena Kementerian Kesehatan harus menunggu hingga dua kali masa inkubasi virus yang bersangkutan untuk dapat mencabut status KLB itu.

Untuk langkah pencegahan, Menkes kembali mengingatkan mengenai pentingnya higiene pribadi seperti menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) yang antara lain adalah dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan dan sebelum melakukan beberapa kegiatan lain.
Selain itu, tidak kalah pentingnya disebut Menkes adalah sanitasi lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya atau menggunakan air bersih untuk memasak.

Wabah Hepatitis A yang melanda SMKN II Depok, Jawa Barat pada pekan lalu telah menular kepada 90 orang yaitu 89 siswa dan seorang guru sekolah tersebut. Sekolah tersebut sempat diliburkan beberapa hari sementara Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan setempat melakukan penyelidikan mengenai sumber penularan dan melakukan disinfektan terhadap lokasi sekolah.

Sakit Gigi

Yahoo! News - Sakit gigi dapat membuat hidup sengsara. Baik yang berupa nyeri berdenyut terus-menerus, atau tajam menusuk tiba-tiba ketika kita makan atau minum. Semua gejala tersebut menunjukkan, salah satu gigi kita tidak sehat seperti seharusnya.

Artinya, saatnya mengunjungi dokter gigi dan diperiksa.
Tetapi banyak orang mencoba menunda-nunda kunjungan ke dokter gigi (dengan berbagai alasan). Sebenarnya hal ini tidak bijak, sebab makin cepat penyebab sakit gigi diketahui, makin cepat pula gigi bisa dirawat.

Gigi kita dilindungi oleh permukaan luar yang keras (enamel) dan di bawahnya ada lapisan yang disebut dentin. Plak yang terbentuk pada gigi kita bereaksi dengan makanan manis sehingga menimbulkan asam — yang kemudian mengikis enamel pada gigi kita dan menyebabkan pembusukan.

Pembusukan adalah sumber utama sakit gigi. Jika gigi tidak teratur dibersihkan dari plak, maka asam yang mengikis enamel tadi lama-lama bisa menghasilkan lubang — yang bisa bertambah besar. Akhirnya, lubang tadi bisa mencapai rongga pulpa gigi bagian dalam dan menyebabkan infeksi gigi secara keseluruhan. Termasuk jaringan pendukung gigi.

Oleh karena itu, mengunjungi dokter gigi Anda amatlah penting untuk dua alasan. Pertama, agar dokter gigi Anda dapat melihat dan membersihkan plak yang menumpuk. Kedua, agar dokter gigi dapat mendeteksi lubang pada gigi sejak dini, dan menambalnya sebelum makin besar dan serius.

Sementara itu, apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah sakit gigi?

Membersihkan plak yang menumpuk
Cara terbaik untuk membersihkan plak adalah dengan menyikat gigi secara teratur. Anda harus menyikat gigi dua kali setiap hari (setelah makan dan sebelum tidur). Kebanyakan dokter gigi juga akan merekomendasikan bahwa Anda menggunakan dental floss secara teratur juga.

Menghindari makanan ringan dan minuman manis
Ini adalah jenis makanan dan minuman yang bereaksi dengan plak pada gigi Anda untuk menyebabkan asam. Dengan menghindari makanan bergula dan minuman, pembentukan lubang pada gigi pun dapat dihindari.

Ingatlah, rasa sakit adalah tanda peringatan dari tubuh kita bahwa ada yang tidak beres dalam tubuh. Ini berlaku pula untuk sakit gigi.

Tapi jangan juga menunggu hingga sakit gigi baru Anda mengunjungi dokter gigi. Kunjungilah dokter gigi Anda secara teratur (paling sedikit setiap enam bulan), supaya kesehatan gigi dan mulut Anda bisa diperiksa.

Sakit Gigi Sebabkan Kematian

FIMELA.com - Kyle Willis, seorang laki-laki berumur 24 tahun dari Ohio, Amerika, meninggal dunia karena infeksi gigi. Menurut stasiun TV WLWT, gigi geraham Kyle mulai sakit dua minggu sebelumnya, dan dokter gigi menganjurkan untuk dicabut. Tapi, Kyle adalah seorang single father tanpa asuransi kesehatan (di Amerika sulit dan mahal untuk melakukan beberapa prosedur kesehatan tanpa asuransi). Sakit yang dirasakan Kyle kemudian merambat ke kepala dan bengkak di bagian wajah, yang membuat dia memutuskan untuk ke Unit Gawat Darurat. Di sana dokter menganjurkan Kyle untuk menebus resep antibiotik dan pain killer, tapi dia hanya sanggup untuk membayar satu jenis obat saja dan yang dipilih adalah penghilang rasa sakit. Rasa sakitnya memang menghilang, tapi infeksinya terus menjalar – dan akhirnya menyerang otak dan menyebabkan otak Kyle membengkak.

Dr. Irvin Silverstein seorang dokter gigi dari Universitas California mengatakan kalau apa yang dialami Kyle bukan hal yang jarang terjadi. “Orang jarang menyadari kalau penyakit gigi bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius. Masalahnya bukan hanya pada penampilan. Banyak orang yang pada akhirnya meninggal karena penyakit gigi. Dan ironisnya, penyakit gigi adalah jenis yang paling bisa disembuhkan bahkan dihindari.”
So, Fimelova, jangan pernah meremehkan sakit gigi. Serta jangan lupa melakukan perawatan gigi secara teratur, minimal setiap 6 bulan sekali.

Perlukah Kita Melakukan Flossing?

Yahoo! News - Kita semua tahu bahwa menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi adalah cara utama membersihkan gigi-geligi. Dengan menyikat gigi secara teratur (setelah makan dan sebelum tidur), niscaya kita akan terbebas dari bermacam-macam penyakit gigi.

Nah, selain menyikat, membersihkan gigi dengan benang gigi (flossing) juga merupakan salah satu cara membersihkan gigi dengan efektif. Dengan flossing, sisa-sisa makanan yang terdapat di antara gigi (dan tidak dapat dicapai dengan sikat) dapat dibersihkan sempurna.

Idealnya, flossing dilakukan setelah menyikat gigi.

Persatuan Dokter Gigi Amerika Serikat menyarankan kita melakukan flossing minimal sekali dalam sehari. Beberapa penelitian menyebutkan, flossing bermanfaat mencegah terjadinya lubang gigi, khususnya lubang antara gigi.

Walau demikian, flossing perlu dilakukan dengan cara yang baik dan benar. Sebab cara yang salah dapat menyebabkan luka pada gusi dan justru tidak membersihkan plak atau sisa makanan dengan efektif.

Cara pemakaian benang gigi yang benar:
1.   Benang gigi diambil secukupnya, kira-kira sepanjang 10-15 cm.
2.   Benang gigi dipegang atau dilingkarkan ujungnya pada jari-jari tengah.
3.   Benang dilewatkan perlahan melalui antara gigi dengan cara menggerakkan benang dari arah depan ke belakang. Hati-hati, jangan menekan dengan berlebihan karena dapat melukai gusi yang berada di antara gigi.
4.   Benang digerakkan dari arah gusi ke gigi (jangan terbalik) dengan penekanan ke arah gigi, agar sisa-sisa kotoran dapat diangkat dengan sempurna.
5.   Setelah flossing dilakukan pada seluruh sela-sela gigi, jangan lupa berkumur. Ini berguna mengangkat sisa-sisa kotoran yang masih terjebak di antara gigi-geligi.
Alangkah baiknya bila kebiasaan flossing ditularkan kepada anak-anak sejak dini, agar kebiasaan ini terbawa hingga mereka besar.

Penyebab Gigi Sensitif

Yahoo! News - Merasa gigi Anda ngilu saat menyantap es krim atau sup panas? Itu tandanya Anda punya gigi sensitif.

Cara termudah untuk terbebas dari rasa ngilu yang menyerang tiap kali menyantap makanan panas atau minuman dingin adalah menghindari pemicunya. Tetapi jauh lebih baik bila Anda mengunjungi dokter gigi untuk menemukan penyebabnya.

Gigi sensitif bisa disebabkan banyak hal, sehingga pengobatannya akan berbeda-beda antar pasien. Bantulah dokter gigi dengan memberi informasi seputar rasa ngilu itu. Apakah itu sakit, menusuk singkat, atau terus-menerus? Apakah sakit tersebut menyebar ke wajah atau leher, atau hanya rahang Anda?

Apakah Anda sangat merasakan sakit di pagi hari atau setelah Anda makan jenis makanan tertentu? Beberapa pertanyaan-pertanyaan ini akan diajukan oleh dokter gigi Anda untuk membantu mendiagnosis dan mengetahui penyebab sakit gigi Anda.

Um

umnya gigi sensitif disebabkan oleh email gigi yang terbuka, sehingga dentin (lapisan gigi setelah email) terbuka. Ada beberapa alasan mengapa hal ini mungkin terjadi. Jika Anda memiliki penyakit gusi dan gusi Anda turun, akar gigi Anda akan terlihat, dan gigi tersebut pun dapat menjadi lebih sensitif. Akar gigi yang terekspos ini tidak memiliki email untuk melindungi mereka, sehingga membuat daerah ini sensitif terhadap panas atau dingin.

Pada beberapa pasien, kerusakan gigi disebabkan dan enamel aus karena tidur sambil menggemertakkan gigi. Kondisi ini umumnya dikenal dengan istilah “bruxism”, dan hal ini terjadi tanpa sepengetahuan pasien sendiri, sebab kejadiannya pada saat pasien tidur.Atau, gigi retak juga bisa sensitif disebabkan oleh dentin terbuka. Dentin juga dapat terkena hanya dengan menyikat gigi terlalu semangat. Menyikat gigi terlalu keras juga dapat merusak gusi dan menyebabkan gusi turun, dan sekali lagi dengan turunnya gusi maka akar gigi terekspos, dan menyebabkan sensitivitas yang tinggi.

Banyak orang dengan gigi sensitif akan menggunakan pasta gigi yang khusus gigi sensitif, dengan harapan agar sensitivitas berkurang. Hal ini memang dapat membantu, jika gigi Anda sensitif terhadap makanan panas dan dingin dan minum. Namun, belum tentu akan efektif jika gigi Anda sensitif karena retak, rusak atau karena gusi telah turun.
Inilah mengapa sangat penting untuk berbicara dengan dokter gigi Anda. Dokter gigi dapat menunjukkan bagaimana menyikat gigi dengan benar, dan dapat merekomendasikan berbagai jenis sikat gigi yang cocok dengan kondisi gigi Anda.

Gigi Bungsu Bermasalah

Yahoo News-Ketika gigi bungsu Anda tumbuh, rasa sakit yang muncul biasanya membuat Anda uring-uringan. Sakit ini disebabkan oleh gigi bungsu yang menyeruak tumbuh menembus gusi. Beberapa orang bahkan sampai mengalami demam (tapi ada juga yang tidak merasakan apa-apa).

Gigi bungsu adalah gigi geraham yang terakhir tumbuh. Umumnya ia baru muncul ketika Anda berumur 17-30 tahun. Jumlahnya ada empat, dua di atas dan dua di bawah, kiri-kanan.

Gaya tumbuh gigi bungsu ini bervariasi. Ada yang tumbuh tapi tidak muncul di permukaan gusi, ada juga yang tumbuh tapi sebagian. Ada pula yang tumbuh, tetapi posisinya tidak sebaik gigi-gigi lainnya.

Ketika gigi ini tumbuh, rahang terasa bengkak dan sakit, kadang menyakitkan bila disentuh. Kadang malah menyakitkan untuk makan dan minum. Bila gigi ini tumbuh dengan posisi miring, satu-satunya perawatan yang direkomendasikan adalah ekstraksi gigi bungsu, atau dalam istilah kedokteran gigi dikenal dengan odontectomy.

Dalam prosedur ekstraksi gigi ini, pembedahan diperlukan karena gigi masih terjebak di bawah garis gusi. Oleh karena itu, dokter gigi akan perlu untuk memotong dan mengangkat gusi, dan dalam beberapa kasus memotong beberapa tulang rahang untuk mencapai dan menghapus gigi.

Berikut beberapa tips setelah prosedur ekstraksi gigi bungsu:
1. Kapas/kasa yang digigit setelah ekstraksi jangan dilepas minimal 2 jam setelahnya. Sebab ia berfungsi untuk menyerap darah yang masih keluar setelah ekstraksi.

2. Disarankan untuk minum air dingin atau makan es krim.

3. Beberapa hari pertama, makan makanan yang lembut dengan hati-hati agar tidak merusak jahitan di gusi.

4. Jangan merokok dan minum alkohol.

5. Hindari daerah operasi saat menyikat gigi, untuk beberapa hari. Bila perlu, kombinasikan sikat gigi dan obat kumur untuk hasil terbaik.

Prosedur ekstraksi gigi bungsu adalah prosedur yang sangat umum dan komplikasi serius jarang terjadi. Jika gusi Anda terus berdarah atau jika rasa sakit di rahang Anda tidak mereda setelah beberapa minggu, segeralah kontak dokter Anda.

Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter gigi jika merasa tidak sehat atau suhu badan tinggi.